adios

CANTIK BANGET *^*

CANTIK BANGET *^*

(Source: bejarj, via reihannfaiz)

“Move on itu bukan dengan cara kita ngejauh dari orang itu, bukan dengan cara hapus foto-foto, hapus segalanya, tapi move on itu bisa komunikasi dengan orang itu tanpa ada rasa lagi.”
— Muthia Pinasthika (via kacamatapecah)

(via adegzatnikabumi)

prileeey:

nafisahanafiah:

bimobersin:

saya.selalu.bangga. menjadi bagian dari kamu :) 

kangen belitung 8 :)

how i love this school

prileeey:

nafisahanafiah:

bimobersin:

saya.selalu.bangga. menjadi bagian dari kamu :) 

kangen belitung 8 :)

how i love this school

(Source: raisahn, via zafirahanarum)

#32012

sarahfauzianisa:

Mungkin awalnya kita berbeda

Dahulu tak ada rasa cinta

Namun sekarang kita sama

Berdiri

Di bawah nama SMA 3

image

Kita akan selalu bangga

Karena kita satu keluarga

Kita akan selalu kuat

Karena kita tetap erat

image

Satu langkah kaki beranjak maju

Disanalah kita bertemu

SMA 3 yang kita tuju

Meraih masa depan

Dua ribu dua belas

image

(via zafirahanarum)

Is she stupid enough to be oblivious of something that is too real? Terlalu nyata sampai harus menahan diri untuk tidak membuka mata, telinga dan hati. Harus menghindari jauh2 fakta yang terpampang secara jelas didepan muka, menamparnya.

Dia sudah tau. Tapi dia tetap ingin tau, lalu melanjutkan berpura2 tidak tau, awalnya. Dia coba membuka setengah mata. Dia terkejut, karena rasa sakitnya jauh melebihi apa yang dia bayangkan sebelumnya. Dia tidak bodoh, dia tau, dia sudah memperkirakan dan bisa menebak. Yang dia tidak tau, dia telah melayang jauh sekali diatas bumi. Jadi ketika dia membuka setengah mata, jatuhnya sakiiiiiit banget.

Dia memang bodoh. Setelah jatuh, dia bukan bertekad untuk membuka mata selebar2nya dan menahan kaki keras2 di bumi. Tapi dia memilih untuk kembali menutup mata, melayang, dan tidak akan pernah membuka mata sedikit pun.

Aku tanya padanya, kenapa? Padahal pasti, pasti dia akan jatuh sekali lagi. Faktanya sudah jelas dan tidak diragukan lagi. Cepat atau lambat dia akan jatuh lagi.

“Izinkan aku berbahagia, sampai saat itu datang” Dia bahagia di udara, jadi tolong biarkan saja, ya?

Dewi Lestari - Curhat Buat Sahabat

Sahabatku, usai tawa ini

Izinkan aku bercerita:

Telah jauh, ku mendaki

Sesak udara di atas puncak khayalan

Jangan sampai kau di sana

Telah jauh, ku terjatuh

Pedihnya luka di dasar jurang kecewa

Dan kini sampailah, aku di sini…

Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku

Menanti seorang yang biasa saja

Segelas air di tangannya, kala kuterbaring…sakit

Yang sudi dekat, mendekap tanganku

Mencari teduhnya dalam mataku

Dan berbisik: “Pandang aku, kau tak sendiri, oh dewiku…:

Dan demi Tuhan, hanya itulah yang

Itu saja kuinginkan

 

Telah lama, kumenanti

Satu malam sunyi untuk kuakhiri

Dan usai tangis ini, aku kan berjanji…

 

Untuk diam, duduk di tempatku 

Menanti seorang yang biasa saja 

Segelas air di tangannya, kala kuterbaring…sakit

Menentang malam, tanpa bimbang lagi

Demi satu dewi yang lelah bermimpi

Dan berbisik: “Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku…”

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

kuntawiaji:

So, are you brave enough to be a doctor?

kuntawiaji:

So, are you brave enough to be a doctor?

raishapi:

(dari postingan FB Yuleni)

raishapi:

(dari postingan FB Yuleni)

(via agita)